Ikuti Kami di :            

Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Jl. Batoro Katong No. 32 Ponorogo, Telp. (0352) 461037

Profil

July, 08 2026 09:51
Oleh HUMAS INSURI Po

SEJARAH BERDIRINYA PIAUD INSURI

Sejarah berdirinya Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) INSURI Ponorogo tidak dapat dipisahkan dari perjalanan panjang Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo sebagai lembaga pendidikan tinggi di bawah naungan Jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU). Gagasan pendirian perguruan tinggi NU di Ponorogo telah dirancang sejak 17 Mei 1967, ketika Lembaga Pendidikan Ma’arif NU merumuskan kebutuhan akan institusi pendidikan tinggi yang mampu membina kader bangsa yang berakhlak, berilmu, dan berjiwa ke-NU-an. Atas dasar amanah tersebut, dibentuklah Panitia Pendirian Universitas NU Sunan Giri Cabang Ponorogo, yang kemudian berkembang menjadi INSURI Ponorogo. Dalam struktur INSURI Ponorogo, Fakultas Tarbiyah menjadi fakultas tertua sekaligus fondasi utama dalam pengembangan pendidikan tinggi Islam di Ponorogo. Fakultas Tarbiyah menjadi satu-satunya fakultas yang sejak awal berdiri konsisten mengembangkan ilmu pendidikan Islam, sehingga tidak mengherankan bahwa fakultas ini kemudian menaungi beberapa program studi strategis, yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Di antara keempat program studi tersebut, Prodi PIAUD merupakan prodi termuda. Prodi ini resmi berdiri pada tahun 2014 dengan nama PGRA (Pendidikan Guru Raudlatul Athfal). Kehadiran Prodi PGRA saat itu merupakan jawaban atas meningkatnya kebutuhan tenaga pendidik PAUD yang profesional, berkompeten, dan berkarakter Islami. Pada tahap awal, Prodi PGRA langsung mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat, terutama lembaga RA/PAUD yang membutuhkan tenaga pendidik yang memiliki pemahaman pedagogik berbasis nilai-nilai Islam. Seiring berkembangnya waktu, kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan anak usia dini semakin luas, tidak hanya terbatas pada ranah Raudlotul Athfal. Berdasarkan pertimbangan akademik, relevansi nomenklatur, serta penguatan identitas prodi agar lebih diterima secara nasional, pada tahun 2017, dilakukan perubahan nama dari PGRA menjadi PIAUD (Pendidikan Islam Anak Usia Dini). Pergantian nomenklatur ini bertujuan 2 memperluas jangkauan kompetensi lulusan agar dapat bekerja di seluruh lembaga pendidikan usia dini, baik formal maupun nonformal. Capaian penting prodi tampak dari peningkatan jumlah mahasiswa, perluasan jejaring kerja sama dengan lembaga PAUD, dan banyaknya alumni yang terserap sebagai pendidik, pengelola lembaga, maupun praktisi pendidikan masyarakat. Selain itu, dosen-dosen PIAUD juga aktif dalam penelitian, publikasi ilmiah, workshop nasional, dan berjejaring melalui Perkumpulan Program Studi PIAUD Indonesia, sehingga mutu akademik prodi terus meningkat. Dalam proses pengembangan kurikulum, Prodi PIAUD INSURI Ponorogo mengikuti berbagai kebijakan nasional seperti KKNI, OBE, MBKM, Permendikbudristek No. 53/2023, dan KPT 2024. Pembaruan kurikulum tersebut berfokus pada kompetensi pendidik PAUD yang relevan dengan era Revolusi Industri 5.0, yang menekankan harmonisasi teknologi dengan nilai-nilai humanis. Komitmen prodi semakin kuat dengan hadirnya visi unggulan, yaitu: “Menjadi Prodi PIAUD yang Unggul dalam Pengembangan Permainan Edukatif Islami Anak Usia Dini pada Tahun 2027.” Visi ini menjadi arah pengembangan keilmuan prodi melalui inovasi permainan edukatif Islami, pengembangan media pembelajaran kreatif, dan penguatan karakter Islami pada peserta didik sejak usia dini. Dengan sejarah panjang NU, perkembangan INSURI, dan inovasi berkelanjutan, Prodi PIAUD INSURI Ponorogo bertekad menjadi pusat pendidikan calon pendidik PAUD yang unggul, inovatif, dan berkarakter Islami untuk menjawab tantangan pendidikan masa kini dan masa depan.

KERJASAMA PROGRAM STUDI

Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini telah menjalin kerja sama dengan berbagai mitra pada tingkat internasional, nasional, dan lokal untuk memperkuat pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Pada bidang pendidikan, kerja sama meliputi program pertukaran mahasiswa, seminar dan webinar internasional, visiting lecture, serta pembinaan lembaga PAUD sebagai mitra PPL, yang secara langsung meningkatkan kompetensi mahasiswa dan mutu pembelajaran. Pada bidang penelitian, kolaborasi dilakukan melalui penulisan artikel ilmiah, book chapter, dan penelitian bersama dengan lebih dari 30 mitra. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kualitas publikasi, produktivitas riset, serta pengembangan jejaring akademik yang mendukung kemajuan keilmuan PAUD. Sementara itu, kerja sama PkM mencakup penyuluhan, pendampingan masyarakat, pelatihan remaja, edukasi kesehatan dan keuangan, serta pemberdayaan keluarga melalui kemitraan dengan lembaga internasional, pemerintah daerah, organisasi sosialkeagamaan, dan fasilitas kesehatan. Kegiatan ini memperkuat kebermaknaan sosial Program Studi dan menunjukkan kontribusi nyata terhadap masyarakat. Secara keseluruhan, ketiga bentuk kerja sama tersebut mendukung peningkatan mutu Tridharma, memperluas jejaring institusi, dan memperkokoh reputasi akademik Program Studi.

PRESTASI AKADEMIK DAN NON-AKADEMIK

Prestasi mahasiswa Program Studi PIAUD dalam tiga tahun terakhir menunjukkan capaian yang konsisten dan menggambarkan kualitas, kreativitas, serta kompetensi yang relevan dengan bidang keilmuan. Mahasiswa aktif mengikuti berbagai kompetisi, baik pada tingkat lokal/wilayah maupun nasional, dan berhasil memperoleh penghargaan yang beragam. Pada tahun 2022, mahasiswa PIAUD meraih Juara 3 dalam Lomba Cipta Media Pembelajaran Tingkat Nasional. Prestasi ini menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan inovasi media pembelajaran yang kreatif dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan anak usia dini. Pada tingkat lokal/wilayah, mahasiswa mencatat banyak capaian signifikan. Pada tahun 2023, mahasiswa berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Senam Anak Indonesia, yang memperlihatkan kemampuan mahasiswa dalam menguasai gerak dasar, kreativitas, serta keterampilan pengembangan motorik anak usia dini. Tren prestasi ini berlanjut pada tahun 2024 dengan diraihnya Juara 2 dalam ajang Lomba Senam Anak Indonesia, menunjukkan konsistensi dan keberlanjutan kompetensi mahasiswa. Pada tahun 2025, mahasiswa kembali menorehkan prestasi melalui beberapa kegiatan. Dalam ajang Lomba MC, mahasiswa berhasil meraih Juara 1, yang mencerminkan kemampuan komunikasi, percaya diri, dan keterampilan bahasa yang sangat penting dalam profesi pendidik PAUD. Pada hari yang sama, mahasiswa juga meraih Juara 2 dalam Lomba Finger Painting, sebagai bukti kreativitas dan kemampuan dalam seni rupa yang relevan dengan pengembangan kreativitas anak. Selain itu, mahasiswa juga memperoleh penghargaan Juara 2 dalam Lomba Family 100 Indosiar pada tahun 2023 di tingkat nasional. Prestasi ini menunjukkan keterlibatan mahasiswa dalam ajang kompetisi nasional populer yang melatih ketangkasan berpikir, kerjasama tim, dan keterampilan sosial. Secara keseluruhan, berbagai prestasi mahasiswa tersebut menunjukkan bahwa Program Studi PIAUD berhasil menciptakan lingkungan yang mendorong mahasiswa untuk aktif, kreatif, dan berprestasi. Kegiatan-kegiatan ini selaras dengan profil lulusan dan mendukung pencapaian kompetensi yang relevan dalam bidang PAUD. Prestasi yang dicapai mahasiswa juga menjadi indikator positif bagi kualitas proses pembelajaran, pembinaan kemahasiswaan, serta iklim akademik di program studi.