Prodi PIAUD INSURI Ponorogo Dukung Pelatihan Peningkatan Mutu Pendidik PAUD Berbasis Qurani
INSURI NEWS — Yayasan Pendidikan Muslimat Nahdlatul Ulama (YPM NU) Ponorogo menyelenggarakan pelatihan peningkatan mutu pendidik berbasis Qurani dengan pendekatan Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja). Kegiatan berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu (22-23 November 2025), bertempat di RAM NU 075 Joresan, Kecamatan Mlarak, Ponorogo.
Pelatihan ini diikuti oleh 63 guru dari 19 lembaga PAUD dan RA yang berasal dari Kecamatan Mlarak dan Sawoo. Selama pelatihan, peserta mendapatkan penguatan kompetensi dalam menerapkan nilai-nilai Qurani secara aplikatif, sesuai dengan manhaj Aswaja yang ramah, moderat, dan berakar kuat pada tradisi keilmuan Nahdlatul Ulama.
Narasumber utama, Ustadz Khoirul Anwar, S.Ag. dari Jam’iyatul Qurro wal Huffadz (JQH) NU, menyampaikan materi mengenai tahsin, adab Qurani, serta strategi mengintegrasikan nilai-nilai Aswaja dalam pembelajaran anak usia dini. Peserta juga diajak memahami pentingnya membangun karakter Qurani sejak usia dini melalui metode yang lembut dan penuh keteladanan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua YPM NU Ponorogo, Ifrotul Hidayah, S.Ag., M.A, yang menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidik merupakan kebutuhan mendesak untuk menjawab tantangan pendidikan era digital.
“Guru PAUD dan RA harus menjadi teladan dalam membumikan nilai-nilai Qurani serta metode Aswaja Al-Nahdliyah. Penguatan kompetensi seperti ini akan berdampak pada lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, dan mencintai Al-Qur’an,” ujarnya.
Sementara itu, Abdah Munfaridatus Sholihah, M.Pd.I, selaku Kaprodi PIAUD INSURI Ponorogo sekaligus pengurus YPM NU Ponorogo, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi pendidik Muslimat dalam menguatkan karakter anak usia dini melalui pendekatan Qurani.
“Pendidik PAUD dan RA adalah fondasi awal pembentukan karakter anak. Dengan bekal metode Aswaja dan nilai-nilai Qurani yang benar, guru dapat menciptakan suasana belajar yang hangat, moderat, dan penuh kasih. Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan umat,” ungkapnya.
Melalui pelatihan ini, YPM NU Ponorogo berharap seluruh peserta semakin siap mengimplementasikan nilai-nilai Qurani dan metode Aswaja dalam pembelajaran di lembaga masing-masing, sekaligus menjadi pelopor pendidikan anak usia dini yang berkarakter, inklusif, dan berakhlakul karimah.