Ikuti Kami di :            

Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Jl. Batoro Katong No. 32 Ponorogo, Telp. (0352) 461037

Prodi PIAUD INSURI Kuatkan Pembelajaran Motorik Kasar melalui Permainan Tradisional

July, 08 2026 11:08
Prodi PIAUD INSURI Kuatkan Pembelajaran Motorik Kasar melalui Permainan Tradisional
Oleh HUMAS INSURI Po

Insurinews - Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) INSURI Ponorogo terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna bagi mahasiswa maupun anak-anak usia dini. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan penguatan pembelajaran motorik kasar berbasis permainan tradisional yang dilaksanakan di lingkungan kampus dan sekolah mitra.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali berbagai permainan tradisional sebagai media pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kemampuan motorik kasar anak. Permainan seperti engklek, gobak sodor, lompat tali, dan balap bakiak dipraktikkan secara langsung oleh mahasiswa bersama anak-anak dengan pendampingan dosen PAUD INSURI.

Ketua Prodi PAUD INSURI menjelaskan bahwa permainan tradisional memiliki nilai edukatif yang sangat kaya. Selain melatih kekuatan otot, keseimbangan, koordinasi gerak, dan kelincahan, permainan tersebut juga menumbuhkan kemampuan sosial, kerja sama, disiplin, serta sportivitas pada anak.

“Di era digital saat ini, anak-anak cenderung lebih banyak berinteraksi dengan gawai. Melalui permainan tradisional, kami ingin menghidupkan kembali aktivitas fisik yang menyenangkan sekaligus mendukung perkembangan motorik kasar anak secara optimal,”

Mahasiswa PAUD INSURI tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka tidak hanya mempelajari teori perkembangan motorik, tetapi juga memperoleh pengalaman praktik langsung dalam merancang dan memfasilitasi permainan edukatif bagi anak usia dini.

Salah satu peserta mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan baru mengenai pentingnya memanfaatkan budaya lokal sebagai sumber belajar. Menurutnya, permainan tradisional ternyata mampu menciptakan suasana belajar yang aktif dan penuh kegembiraan tanpa memerlukan alat yang mahal.

Dosen pengampu mata kuliah perkembangan motorik menambahkan bahwa pembelajaran berbasis permainan tradisional sejalan dengan pendekatan pendidikan anak usia dini yang menekankan belajar melalui bermain. Anak-anak belajar bergerak, berkomunikasi, memecahkan masalah, dan mengendalikan emosi dalam situasi yang alami.

Melalui kegiatan ini, Prodi PAUD INSURI berharap mahasiswa semakin siap menjadi pendidik yang kreatif dan inovatif. Selain itu, kampus juga ingin berkontribusi dalam pelestarian permainan tradisional sebagai warisan budaya yang memiliki nilai pendidikan tinggi.

Ke depan, Prodi PAUD INSURI berencana mengembangkan lebih banyak program kolaboratif dengan sekolah dan masyarakat untuk memperkuat pembelajaran anak usia dini yang sehat, aktif, dan berbasis kearifan lokal, tutur Ketua Prodi PIAUD Ibu Abdah Munfarida