Ikuti Kami di :            

Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Jl. Batoro Katong No. 32 Ponorogo, Telp. (0352) 461037

“Praktikum Seru! Mahasiswa PIAUD INSURI Terapkan Permainan Tradisional sebagai Metode Pembelajaran Luar Kelas”

November, 24 2025 20:09
“Praktikum Seru! Mahasiswa PIAUD INSURI Terapkan Permainan Tradisional sebagai Metode Pembelajaran Luar Kelas”
Oleh Admin
Ponorogo – Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) INSURI Ponorogo kembali melaksanakan kegiatan akademik berbasis praktik lapangan melalui kegiatan “Praktikum Metode Pembelajaran Outdoor” yang digelar pada Kamis, 18 April 2024. Kegiatan ini diikuti oleh 30 mahasiswa PIAUD INSURI Ponorogo dan dibimbing langsung oleh dosen pengampu mata kuliah Permainan Tradisional AUD, Abdah Munfaridatus Sholihah, M.Pd.I.
Kegiatan ini dirancang sebagai implementasi pembelajaran lapangan guna memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai metode pembelajaran luar kelas (outdoor learning). Lebih dari itu, kegiatan praktikum ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan permainan tradisional sebagai salah satu strategi pembelajaran kreatif yang dapat diterapkan pada anak usia dini. Dengan semakin minimnya ruang anak untuk mengenal permainan tradisional, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali permainan khas nusantara sebagai media edukasi yang kaya manfaat.
Praktikum dimulai dengan pengarahan oleh dosen pembimbing mengenai konsep dasar pembelajaran outdoor dan peran permainan tradisional dalam menstimulasi berbagai aspek perkembangan anak usia dini. Beliau menegaskan bahwa permainan tradisional bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga sarana untuk mengembangkan kemampuan motorik, sosial, emosional, bahasa, hingga nilai-nilai kerja sama dan sportivitas. “Mahasiswa harus mampu mengemas permainan tradisional agar relevan dan aman bagi anak PAUD. Di sinilah kreativitas pendidik diuji,” ungkap Abdah Munfaridatus Sholihah.
Setelah mendapatkan pengarahan, mahasiswa terbagi dalam beberapa kelompok untuk mempraktikkan berbagai jenis permainan tradisional, seperti gobak sodor, engklek, jamuran, dan ular naga. Masing-masing kelompok mensimulasikan bagaimana permainan tersebut akan diterapkan kepada anak PAUD, mulai dari penyusunan langkah-langkah kegiatan, penjelasan aturan permainan, penyiapan media, hingga pengelolaan dinamika kelompok.
Suasana praktikum berlangsung sangat hidup. Mahasiswa tampak antusias dan aktif dalam memerankan anak PAUD maupun memposisikan diri sebagai guru. Mereka belajar memahami bagaimana cara memberikan instruksi yang jelas, mengatur situasi permainan, serta mengelola interaksi agar mendukung perkembangan anak secara optimal. Dosen pembimbing memberikan masukan langsung di lapangan sehingga mahasiswa dapat memperbaiki teknis penyampaian, keselamatan bermain, hingga efektivitas metode pengajaran.
Selain itu, kegiatan ini membuka wawasan mahasiswa mengenai pentingnya menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna. Pembelajaran outdoor tidak hanya membuat anak bergerak aktif, tetapi juga memberikan pengalaman konkret yang menstimulasi kognitif dan emosional mereka. Permainan tradisional, jika dirancang dengan baik, dapat menjadi alternatif media yang menarik, murah, dan dekat dengan budaya lokal.
Praktikum ditutup dengan sesi refleksi, di mana mahasiswa menyampaikan pengalaman, tantangan, serta pemahaman baru yang mereka peroleh. Banyak dari mahasiswa mengakui bahwa kegiatan ini membantu mereka lebih percaya diri dalam mengembangkan metode pembelajaran kreatif bagi anak usia dini. Mereka juga merasa lebih siap menghadapi dunia kerja sebagai calon pendidik yang mampu memadukan teori dengan praktik nyata.
Kegiatan “Praktikum Metode Pembelajaran Outdoor” ini menjadi salah satu bentuk komitmen Prodi PIAUD INSURI Ponorogo dalam mencetak calon pendidik profesional yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga terampil menerapkan metode pembelajaran yang menyenangkan, edukatif, dan sesuai perkembangan anak usia dini.